Jumat, 21 Oktober 2011

donesia football diari

donesian Football Diary

Menonton Sepakbola di Penjuru Nusantara

“Indonesia masih bisa lolos ke Piala Dunia 2014!”, “Indonesia bebas korupsi tahun depan!” “Singapura membekukan aset koruptor Indonesia”, “Syahrini berhenti memakai make-up”. Minuman apa pun yang anda pesan, saya mau segelas juga.
Kita kalah postur! Dari zaman ompung saya masih menerabas hutan Tarutung sampai sekarang, tinggi badan rata-rata orang Indonesia tidak pernah berubah, demikian juga dengan tinggi rata-rata pemain tim nasional kita. Maka alangkah tidak bijaknya menyalahkan postur badan ketika Javad Nekounam sukses dua kali menyundul bola yang merobek jala Markus Horison kemarin.
Markus sebenarnya bermain baik, terlebih di babak pertama saat berulang kali ia menyerobot umpan-umpan silang Iran yang tahu benar bahwa lawan mereka tidak diberkahi dengan postur menjulang.
Untuk tim sedominan Iran, sebenarnya mereka cukup cemen karena kurang garang di dalam kotak penalti. Di babak pertama, strategi offside Indonesia sukses berulang kali menjebak Iran, kecuali satu kali saat Zulkifli Syukur tertinggal di belakang layaknya pemudik yang ketinggalan kereta sapu jagat. Dari 4 pemain bertahan Indonesia, Zulkifli rasanya yang paling mengkhawatirkan semalam. Terlihat grogi saat kehilangan bola, tak heran Iran berulang kali menyerang lewat sisi kanan pertahanan Indonesia.
Kita memang kalah postur, tapi daripada mengutuk tinggi badan pemain kita yang pas-pasan, bukankah lebih baik mencari cara untuk mengatasi kekurangan itu? Tadinya saya mengharapkan Indonesia akan bermain taktis dengan bola pendek sebagai kompensasi tinggi badan, tapi para gelandang Indonesia kerap kalah bertarung di tengah sehingga lebih suka mengirim bola langsung ke depan.
Strategi route one macam itu sebenarnya tidak sepenuhnya inefektif karena Cristian Gonzales mempunyai kemampuan menjaga bola yang tidak dimiliki striker Indonesia lainnya. Gonzales juga yang set-up satu-satunya peluang Indonesia di babak pertama saat ia menyodorkan bola kepada Bambang Pamungkas yang tendangannya sayang masih melambung.
Tanpa adanya Boaz Solossa, Indonesia kehilangan variasi serangan. Apalagi Firman Utina sebagai dirigen gagal bersinar karena pressing ketat dari Iran. Dari kedua sayap Indonesia, M. Ilham terlihat lebih menjanjikan saat penetrasinya di kanan beberapa kali merepotkan bek lawan. Tapi capek-capek melewati bek lawan akan sia-sia jika keputusan terakhirnya adalah melepaskan umpan lambung ke kotak penalti yang dengan senang hati dihalau oleh bek-bek Iran.
Dua kali kebobolan lewat set-piece di babak kedua, postur badan tidak sepenuhnya bisa dijadikan kambing hitam, terlebih gol kedua. Aturan elementer bertahan dari bola mati adalah pilih pemain mana yang akan dijaga dan tempel terus kemana ia bergerak seperti Ashanty menempel Anang. Nyatanya, Nekounam bisa bergerak bebas dan menyundul bola tak terkawal.
Pelatih Wim Rijsbergen mencoba mengorek asa dengan memasukkan Irfan Bachdim di babak kedua, tapi yang membingungkan, ia menarik M Ilham yang cemerlang untuk memberi tempat bagi Tendangan Dari Langit. Butuh 80 menit bagi Rijsbergen untuk meyakini bahwa sudah saatnya Firman Utina diganti dengan Oktovianus Maniani. Saya pikir Okto bisa dimasukkan lebih cepat usai ketinggalan karena toh lini serang kita tak jalan.
Kredit patut diberikan pada Bambang Pamungkas dan Cristian Gonzales yang berulang kali terlihat ingin memainkan bola pendek satu-dua sentuhan walau berulang kali juga gagal. Ini jauh terlihat lebih masuk akal dibanding deretan umpan lambung yang sia-sia ke kotak penalti.
Ketiga lawan Indonesia di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia ini semuanya dari jazirah Arab dengan postur yang superior. Apakah kita harus berserah pada kenyataan fisiologis yang menyebabkan sehari sebelum pertandingan para wartawan sepakbola diyakini telah menulis template artikel, “Kita kalah postur dari <masukkan nama tim lawan di sini>”.
Kita adalah negara yang gemar membajak, dari zaman kartu telepon magnetik, DVD hingga jailbreak iPad. Orang Indonesia selalu menemukan celah untuk menembus proteksi/regulasi apa pun yang dirasa membatasi. Tugas Wim Rijsbergen (dan siapa pun pelatih tim nasional) adalah menemukan cara untuk “membajak” tinggi badan. Postur lawan selalu menyulitkan kita. Mencari cara untuk mengakali keterbatasan lebih berguna dibanding menyerah pada takdir tinggi badan.

http://indonesianfootballdiary.wordpress.com/

football putri siap berlaga

  • Timnas Putri Siap BerlagaTimnas Putri Siap Berlaga

    18849.jpg
    diposkan : 12/10/2011, 18:43:06

    Sore ini Timnas Putri Indonesia menghadiri acara pelepasan di kantor pusat PSSI senayan Jakarta, dalam rangka mengikuti kejuaraan AFF Women Championship di Vientiene Laos ,16-26 Oktober 2011. Acara yg dihadiri selruh Squad Timnas Putri Indonesia dilepas oleh Tri Goestoro ( sekjen PSSI ), Bob Hippy ( Exco PSSI ), Usman Fakaubun (Exco PSSI ).

    Kontingen Indonesia yang terdiri dari 20 atlet pesepakbola putri nasional dan 11 tim official dipimpin langsung oleh Kol. Jerry Waleleng yang be...

  • Penjualan Tiket Dimulai 9 Oktober 2011Penjualan Tiket Dimulai 9 Oktober 2011

    news_18848.jpg
    diposkan : 08/10/2011, 12:14:26

    Penjualan tiket pertandingan Pra piala Dunia 2014 Indonesia Vs Qatar yang sedianya digelar di Jakarta 11 Oktober 2011 dibuka esok 9 Oktober 2011. Panitia menyiapkan sebanyak 65.000 lembar tiket berbayar yang akan dijual kepada publik pecinta sepakbola tanah air.

    Harga tiket termahal seharga Rp.500.000,- dan tiket termurah seharga Rp.50.000,- dengan perincian lengkapnya sebagai berikut:

    Kategori Harga Jumlah Tiket VVIP ...

  • Wasit Singapura Pimpin Laga Indonesia Vs QatarWasit Singapura Pimpin Laga Indonesia Vs Qatar

    18847.jpg
    diposkan : 07/10/2011, 15:12:49

    Perangkat pertandingan yang akan memimpin jalannnya laga lanjutan Pra Piala Dunia Putaran 4 Grup E antara Timnas Indonesia Vs Qatar direncanakan akan tiba di Jakarta, Minggu (09/10 ).

    Delegasi yang dipimpin langsung Match Commisioner AFC Mr. Kim Yong Joo ( Korea Selatan ) membawa 4 orang wasit yang ditugaskan AFC kesemuanya berasal dari Singapura dan Referee Assesor asal Thailand.

    Laga tersebut akan dipimpin oleh Mr. Malik Abdul Bashir ( Wasit ), Mr. Goh Gek Pheng Jeffrey...

Kedatangan Tim Nasional QatarKedatangan Tim Nasional Qatar

news_18846.jpg
diposkan : 06/10/2011, 18:30:13

Dalam rangka laga tandang menghadapi timnas Indonesia dalam lanjutan Qualifikasi Pra Piala Dunia 2014 Grup D yang rencananya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno senayan Jakarta. Timnas Qatar dijadwalkan tiba pada Minggu malam 9 Oktober 2011. Rombongan yang berkekuatan 46 orang ( 21 official dan 25 pemain ) bertolak menggunakan pesawat charter dari Kuala Lumpur, Malaysia. Timnas Yang dikomandoi oleh pelatih Sebastio Barrosos Lazaroni membawa kekuatan utamanya akan menempati Hotel
 www.pssi-football.com

Berita Bola

Ronaldo Bukan Pemain Egois'
admin
Friday, 21 October 2011 22:55
Getty ImagesBeritabola.com Madrid - Cap egois yang kerap disematkan pada Cristiano Ronaldo dibantah oleh Jose Mourinho. Terbukti, Ronaldo memang punya kontribusi positif untuk tim.

Ketika Real Madrid mengalahkan
Read more...
 
Imbang dengan Augsburg, Bremen Perbaiki Posisi
admin
Friday, 21 October 2011 22:53
Getty ImagesBeritabola.com Augsburg - Werder Bremen meraih hasil imbang ketika bertandang ke kandang FC Augsburg. Meski bermain imbang, Bremen sukses memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.

Bertanding di SGL Arena,
Read more...
 
Villas-Boas: Liga Inggris Kini Lebih Kompetitif
admin
Friday, 21 October 2011 22:51
Getty ImagesBeritabola.com London - Andre Villas-Boas menyebut, ada perbedaan besar pada situasi ketika Jose Mourinho melatih dan dirinya melatih. Situasi yang dimaksud adalah makin kompetitifnya persaingan di Premier League.

Mourinho, seperti yang
Read more...
 
Mancini Puji Kedewasaan Balotelli
admin
Friday, 21 October 2011 22:49
Getty ImagesBeritabola.com Manchester - Mario Balotelli berhenti berulah adalah sebuah berita bagus bagi Roberto Mancini. Sang pelatih pun tak sungkan-sungkan memuji salah satu anak buahnya itu.

"Saya harap, dia sudah
Read more...
 
Crespo Pertimbangkan Pensiun dari Seri A
admin
Friday, 21 October 2011 22:47
Getty ImagesBeritabola.com Parma - Musim ini mungkin akan menjadi musim terakhir bagi penyerang AC Parma, Hernan Crespo, merumput di Seri A. Benua Asia dan Amerika menjadi tujuan berikutnya dari penyerang berusia 36 tahun itu.

Setelah 15 tahun malang
Read more...
 
Jelang MU vs City - Mancini Sebut Fergie 'Guru'
admin
Friday, 21 October 2011 22:43
Getty ImagesBeritabola.com Manchester - Roberto Mancini menaruh respek pada manajer yang akan menjadi lawannya akhir pekan ini, Sir Alex Ferguson. Mancini menyebut Fergie sebagai seorang guru.

Dengan pengalaman menangani  ( sumber : Berita bola.com )